Home Pengetahuan Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja?

Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja?

10
0
Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja?
Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja?

Antibiotik adalah senyawa kimia. Ketika dimasukkan ke dalam tubuh, senyawa kimia ini membantu tubuh kita untuk memerangi penyakit. Banyak antibiotik yang dibuat dari jasad renik. Makhluk hidup berukuran kecil ini terlibat dapam perjuangan yang terus-menerus untuk mempertahankan hidup. Dalam perjalanan perjuangan ini, jasad renik menghasilkan senyawa kimia, banyak diantaranya yang membunuh bibit penyakit dengan mengganggu cara bakteri berkembang biak.

Penggunaan antibiotik mempunyai arti bahwa banyak penyakit yang dahulu menyebabkan kematian sekarang dapat disembuhkan. Antibiotik bekerja dengan beberapa cara berbeda melawan bibit penyakit. Antibiotik mungkin membunuh bibit penyakit dalam satu kasus. Dalam kasus lain, mungkin antibiotik hanya melemahkan bibit penyakit dan memungkinkan pertahanan alami tubuh mengambil alih dengan merusak kemampuan bakteri berkembang biak bukannya membunuh bakteri.

Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja
Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja

Bagaimana Cara Antibiotik Bekerja?

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri dengan cara menghambat pertumbuhan atau membunuh bakteri secara langsung. Mereka bekerja melalui berbagai mekanisme untuk memerangi berbagai jenis bakteri. Mari kita telusuri lebih dalam tentang bagaimana antibiotik bekerja.

1. Menghambat Pembentukan Dinding Sel Bakteri

Salah satu mekanisme kerja utama antibiotik adalah dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri. Beberapa jenis antibiotik, seperti beta-laktam, menghambat enzim yang diperlukan untuk sintesis dinding sel bakteri, menyebabkan bakteri kehilangan kekuatan dan pecah.

2. Mengganggu Produksi Protein

Antibiotik juga dapat mengganggu produksi protein dalam sel bakteri. Mereka dapat mengikat ribosom bakteri atau menghambat sintesis asam nukleat, yang diperlukan untuk membuat protein baru. Tanpa protein yang cukup, bakteri tidak dapat bertahan hidup atau berkembang biak.

3. Menghambat Sintesis Asam Nukleat

Beberapa antibiotik bekerja dengan menghambat sintesis asam nukleat, seperti DNA atau RNA, dalam sel bakteri. Ini mengganggu kemampuan bakteri untuk mereplikasi dan mentranskripsi materi genetik mereka, yang diperlukan untuk pertumbuhan dan reproduksi.

4. Membunuh Bakteri Langsung

Beberapa antibiotik memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri secara langsung, dalam proses yang dikenal sebagai bakterisidal. Mereka dapat merusak membran sel bakteri, mengganggu metabolisme seluler, atau menyebabkan kerusakan genetik yang tidak dapat diperbaiki.

5. Selektivitas terhadap Bakteri

Salah satu fitur penting dari antibiotik adalah kemampuan mereka untuk menargetkan dan membunuh bakteri tanpa merusak sel manusia atau mikroorganisme lain yang bermanfaat bagi tubuh. Ini dapat dicapai melalui perbedaan struktur dan proses biokimia antara sel bakteri dan sel manusia.

6. Penggunaan yang Bijak

Penting untuk menggunakan antibiotik dengan bijak dan sesuai dengan petunjuk dokter, karena penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik dan komplikasi lainnya. Selain itu, antibiotik tidak efektif untuk infeksi virus, seperti flu atau pilek.

Catatan fakta

Ketika virus menyerang sebuah sel (1) lapisan luarnya ditanggalkan (2) dan mengambil alih materi genetik dalam sel induk agar dapat memperbanyak diri (3). Virus itu mulai menyusun lapisan protein menyelubungi virus yang baru (4) dan akhirnya keluar dari sel induk (5) atau meninggalkannya dalam semacam amplop (6) siap untuk menginfeksi sel-sel baru.