Home Pengetahuan Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencuci Darah?

Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencuci Darah?

12
0
Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencuci Darah?
Bagaimana Cara Kerja Mesin Pencuci Darah?

Mesin pencuci darah, juga dikenal sebagai dialisis, adalah teknologi penting yang digunakan dalam pengobatan hemodialisis untuk membersihkan darah dari limbah dan kelebihan cairan. Proses kerja mesin pencuci darah melibatkan beberapa tahapan yang kritis untuk memastikan keberhasilan pengobatan hemodialisis.

Bila ginjal terserang penyakit dan berhenti bekerja, orang harus menggunakan mesin pencuci darah untuk membuang sampah dari dalam darah. Proses mesin ini disebut dialisis. Dalam proses ini darah dipompa dari dalam pembuluh darah di lengan penderita masuk ke dalam saluran melewati tangki berisi cairan steril. Sampah diteruskan dari darah melewati dinding tabung, dan darah yang sudah bersih dikembalikan ke dalam tubuh. Proses ini harus dilakukan secara teratur bila dikehendaki usaha ini sukses.

Cara Kerja Mesin Pencuci Darah

1. Persiapan Pasien

Sebelum memulai prosedur hemodialisis, pasien akan disiapkan dengan menghubungkan mereka ke mesin pencuci darah melalui akses vaskular. Akses vaskular dapat berupa kateter arteriovenosa atau akses vaskular permanen seperti fistula arteriovenosa atau graft vaskular.

2. Penyaringan Darah

Proses dimulai dengan mengalirkan darah pasien melalui tabung darah ekstrakorporal, di mana darah akan disaring dari limbah dan kelebihan cairan. Dalam tabung ini, darah akan melewati membran semi-permeabel yang memungkinkan zat-zat berbahaya seperti urea dan kreatinin untuk berdifusi ke larutan pembersih, sementara sel-sel darah dan protein yang lebih besar tetap dalam darah.

3. Cairan Pembersih

Di sisi lain membran, terdapat larutan pembersih yang mengandung elektrolit seperti natrium, kalium, dan kalsium dalam proporsi yang sesuai dengan keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Larutan ini membantu menghilangkan limbah dari darah pasien dan menjaga keseimbangan elektrolit yang tepat.

4. Regulasi Cairan

Selama proses hemodialisis, mesin pencuci darah juga memonitor dan mengatur volume cairan yang dihapus dari tubuh pasien. Hal ini penting untuk menjaga tekanan darah dan mencegah dehidrasi atau kelebihan cairan.

5. Pengembalian Darah Bersih

Setelah darah disaring dan dibersihkan dari limbah, itu kemudian dikembalikan ke dalam tubuh pasien melalui akses vaskular yang sama. Proses ini terus berlanjut selama beberapa jam sesuai dengan rencana perawatan hemodialisis yang ditetapkan.

Peran Penting Mesin Pencuci Darah

Mesin pencuci darah memiliki peran kritis dalam pengobatan hemodialisis, membantu menggantikan fungsi ginjal yang terganggu pada pasien dengan gagal ginjal. Proses ini memungkinkan pasien untuk menjalani kehidupan yang lebih normal dengan menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, dan asam-basa dalam tubuh.

Catatan fakta

Kelenjar adrenal melekat pada ginjal. Kelenjar ini membantu menyediakan energi yang merangsang tubuh untuk menyiapkan diri bagi tindakan seketika. Olahraga ekstrem atau aktivitas kekerasan apa pun, seperti main ski sambil melompat, menyebabkan adrenalin dialirkan secara tiba-tiba.